Mamah menitipkan ku sbuah gelas...
Gelas yg unik, gelas yg cantik
Bersih, mengkilau, tak lecet sedikitpun
Diciptakan seniman mahakarya...
Stiap hari ku liat gelas itu...
Terpajang dikesendirian...
Kata mamah itu gelas antik...
Gelas penuh arti...
Namun kini gelas itu sudah berdebu...
Dan aku pun tak peduli...
Biarlah dy menggelinding...
Biarlah dy terjatuh, hancur berderai d lantai...
Aku akan tinggal bilang,,,
Mah, gelas itu pecah...
Izinkan aq tuk membuangna jauh - jauh...
Walaupun akan meninggalkan beberapa luka karna serpihan glas itu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar