Sabtu, 07 Januari 2012

Au revoir, DOTA

Defense of the Ancients, ya adalah game startegi di dunia maya, disana kita memilih satu hero yang akan kita mainkan hingga permainan selesai, satu tim maksimal terdiri dari 5 orang dan dibagi dalam 2 tim,timnya sourge dan sentinel, game tersebut saya geluti semenjak lulus SMA hingga sekarang, awalnya saya mengejek oon (teman SMA dan kuliah saya) yang sedang asik bermain DOTA di warnet dekat rumahnya, karna menurut saya itu hanya menghabiskan uang dan buang2 waktu saja, saat diwarnet saya mengatakan "main apa nih? bongak2 aja" dan teman2 oon satu warnet liatin saya, dan besoknya saya bemain dengan mereka.

Copo kata pertama yang saya terima dari mereka karna saya tidak mengerti DOTA sedikitpun dan sangat tidak pandai, dan sampai sekarang saya merasa masih belum dewa untuk bermain itu, dewa sebutan untuk pemain2 hebat di DOTA, setelah mengerti cara pilih hero dan bunuh2 creep, saya mulai menginstal game tersebut dirumah, dan mengajak budi untuk main lan, dan hero pertama kesukaan saya ialah razor, equip yang saya beli ialah Wraith Band 6, karna equip tersebut mirip dengan muka razor, jadi klop aja rasanya dan attack speed saya naik, dengan bangganya firstbloodkan budi yang tidak tau dota sedikitpun, muahahaa.

Setelah menzolimi anak yang tidak tau apa2 itu, saya mulai main di warnet paus tempat biasa oon main dota bersama teman2nya, dan disana hero saya dbuly2, huee, dan setelah berguru dengan Atma, saya mulai sedikit memahami dota dengan bermain AI (lawan komputer) secara terus menerus, mulai dari easy samapi insane 1 vs 5, setelah memenagkan AI saya bermain lagi dengan teman2 warnet, dan saya masih kalah, karna permainan lawan komputer jauh berbeda dengan lawan orang dan saya juga kalah equip karna tidak ngerti, ahahaha..

akhirnya saya temukan kemenangan saat by1, 1 lawan 1 mereka tidak ada yang suka main 1 vs 1 karna dota itu kata mereka main tim, dan saya paling tidak mau diatur2 adalam tim, dan saat by1 saya menang dengan salah satu anak warnet tersebut, dengan hasil itu saya langsung mengatakan dota itu mudah dan bosenin, dan oon memberitahukan yang belum pernah diajarkan Atma, yaitu b.net, ternyata DOTA bisa main secara online sob, nah disana kita main dengan anak2 seluruh dunia, tapi saya main di nusa, yang mana itu server anak indonesia, jadi siapa saja bisa kita temukan disana, sumatra jawa kalimantan sulaewesi, dan hanya papua yang ga pernah saya temui disana,dan yang bermain bukan hanya cowok cewek juga, dan dengan so sweetnya berbagi equip, ahahha, dengan bermodal id pinjam karna dulu masih gratis, kami terus bermain sepulang kuliah, menurut saya dota itu akan mengganggu kuliah, dan ternyata dugaan saya benar, beberapa makul saya nilainya jelek, tapi saya tidak bisa menyalahkan dota sepenuhnya, karna kesalahan itu semuanya pada diri saya..

berjalannya waktu, dan telah banyaknya orang bikin id dota dinusa, akhirnya id tersebut diperjual belikan, dengan harga 50rb 1 id, nah id bersama yang biasa kami pakai di warnet, mendadak lenyap semuanya, tah siapa yang makai tah siapa yang jual, karna di dota id bisa dijual ataupun di ban (di nonaktivkan server) bisa karna kata2na sara, flamming, leaver, canceler, ataupun mh. dan semenjak itu saya mengemis id dengan teman2 yang baik hati mau meminjamkan idnya.

setelah merasa paus jauh dari rumah saya pindah tempat main, di dekat rumah, yaitu di tomot, nah disini saya berjumpa dengan dewa2 dota, yang udah pernah ikut turnamen dota nasional, dan itu adalah teman SD saya dulu, ade kurniawan, hahahaa..
dengan mencuri ilmu2 mereka saya mulai mengerti dengan baik dota, dan kadang lebih fokus saat main dota dari pada belajar, ahahahaa..
disana juga saya pertama kali beli id, heru yang memiliki banyak id, kehabisan duit untuk main begadang, dan itu kesempatan bagus buat saya dengan membeli idnya, akhirnya ia melepas id dotanya kamis_pakai_ini seharga 17.000, ahaha dan setelah transaksi dan mengganti passwordnya saya langsung pulang..
setalah resmi memiliki id sendiri, saya makin candu dengan namanya dota, dota bisa mengalihkan segalanya pada saat itu, besok UASpun saya sempat2kan main dota.
walaupun demikian mungkin karna saya emang terlajur pintar, ip semester saya masih diatas 3, ahahahaa, andai saja saya tidak kenal dengan dota mungkin ip saya selalu diatas 4, wkwkwkk..

dan berita buruknya kemarin tanggal 14 desember, id kamis_pakai_ini di band permanent karna flamming orang tua, jadi ceritanya ada id dengan nama anak_cetan creat game, dan pas baru mulai ia langsung leave, dan karna gondonk sebelum remake saya ketik di chat "dasar anak setan emang" padahal tujuan saya cuman nyebutin id tersebut, malah dibilang admin nusa saya flamming orang tua, id anak_cetan di ban 44 hari dan kamis_pakai_ini ban permanent, bego emang tu admin, main ban suka hati aja. huh!!
dengan meninggalnya id satu2nya, saya menjadi hilang semangat untung masih ada oon yang mau meminjamkan id nya buat saya pakai karna dia tidak main dota lagi, dia main game online lost saga, yang saya anggap itu game paling cupu abis, tenang kali ini saya tidak akan terjerumus sama game murahan kayak gitu, ahahhaa..
dan akhir2 ini saya main dengan id ravecancer, dan kamis_pakai_ini tidak merasakan map baru 6.73 dan 6.73b, kasian si kamis. padahal setiap saya main pasti ada yg nanyakan.
kalau main hari kamis : "idnya ada 7 ya kk? pasti tiap hari ganti" saya jawab : "yoi"
kalau main hari jumat : "kk idnya ganti dong jumat_pakai_ini" : saya jawab : "belum ada logoff dari semalam" dengan begitu mental mereka ngedrop, walaupun ada sedkit bumbu kebohongan ahahhaa
kalau main hari lain : "kk idnya salah hari tu" dengan mudah saya jawab : "lupa hari gara dota" hahahaa, mereka yg menganggap beneran akan ketakutan kalau ketemu hero saya, ahahahaa

banyak kenangan yang saya punya dengan id kamis_pakai_ini dan dota yah bisa dibilang hampir tiap malam minggu saya ngedate dangen dotawati ini, tapi seperti kata bang Ginda, semua ada masanya, ya itu benar, walaupun masih banyak yang lebih tua dari saya masih bermain dota, tapi sepertinya ini masa saya pensiun dari main DOTA, disamping manfaatnya semakin lama semakin ga ada, banyak yang musti saya lakukan di taun ini, dan planning taun ini lebih jelas dan lebih banyak dari pada taun2 sebelumnya yang saya biarkan saja mengalir dengan diselingi DOTA. mungkin ini sebuah janji diri sendiri untuk pensiun muda bermain dota, dan teman2 yang tau saya mau pensiun dota langsung mendoakan kalau saya masih main dota ujian proposal saya bulan februari di tolak, ada ojan, tarno, sapri, aceng, atma, arnol, mungsid, yang aminkan, termasuk saya, karna doa itu saya jadikan motivasi buat saya untuk lebih fokus ke skripsi *cari kain merah* *ikat kencang dikepala* *aduh sakit* *longgarin dikit* yeaahh!!!
dan semoga posting ini selalu mengingatkan saya untuk selalu melupakan DOTA.
bye, DOTA

hingga saat ini hero yang paling tidak tidak saya suka atau lebih tepatnya tidak bisa saya gunakan adalah invoker dan rubik. dan ini ss terakhir saya main, dengan menggunakan hero pudge dan root yang selalu aktif, jika kamu masih mencintai dota, mungkin bisa gunakan equip berikut, hhe
jelek ya muka pudge tu









sekali lagi,
bye dota...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar